• banner-1.jpg
  • banner-2.jpg

IISMEX 2016

Mimpi Besar Ridwan Kamil Bikin Bandung Teknopolis di Gedebage

"Bandung Teknopolis itu kota baru untuk menangkap ekonomi global berbasis IT," ujar Emil, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (3/9/2015).

Lahan yang disiapkan untuk Teknopolis yakni seluas 17 hektare. Porsi terbanyak dimiliki Summarecon. Namun Emil menjamin kota moderen itu nantinya tidak hanya diisi oleh pemukiman real estate saja, karena konsep utama teknopolis adalah membangun kota berbasis teknologi IT dengan pembagian lahan sesuai dengan peran masing-masing stakeholder.

"Masing-masing akan bersinergi berbagi infrastruktur. Selain Summarecon, di sana juga ada tanah dari Pemprov Jawa Barat, Polda dan Pertamina, sehingga tempat tadi menjadi percontohan kota baru yang paling futursitik sekaligus realistis. Kita kan juga berencana memindahkan Pemkot ke sana," terang Emil.

Konsep Bandung Teknopolis ini terinspirasi dari Silicon Valley yang berada di San Francisco, California, Amerika Serikat (AS). Emil menjelaskan untuk menarik para investor IT kelas kakap dari Silicon Valley, Bandung Teknopolis memerlukan peran serta pemodal ventura (venture capital).

Salah satu perusahaan investasi yang diundang untuk menjadi investor di Kota Bandung adalah Plug and Play Ventures.

"Kita butuh pemodal yang basisnya bukan perbankan, ini yang sedang dimulai. Kita akan menundang perusahaan Plug and Play. Perusahaan yang mengawinkan pemodal dan perusahaan IT. Ini bukti bahwa di Bandung orang pintar bisa direspons ekonomi global sehingga mereka bisa berkiprah di level internasional," bebernya.

Berdasarkan hasil riset yang pernah dilakukan, kawasan Teknopolis diklaim bisa menyerap ratusan ribu tenaga kerja. Jika sudah berdiri kokoh, diprediksi akan ada 400.000 lapangan pekerjaan hadir di kawasan tersebut.

"Bisa dibayangkan bagaimana pertumbuhan ekonomi di sana dan masyarakat sekitar juga bisa bekerja di Teknopolis. Kepentingan stakeholder terjaga, pertumbuhan ekonomi masyarakat juga terjada," jelasnya.

Untuk mewujudkan mimpi Bandung Teknopolis, menurut Emil diperlukan dana hingga Rp 5 triliun.

"Bukan 10 tahun dari sekarang, tapi untuk mematangkan konsep itu butuh 10 tahun," ucapnya.

Mimpi mewujudkan Bandung Teknopolis memang belum bisa dipastikan akan terwujud kapan, namun pelan-pelan Kota Bandung bebenah diri menjadi smart city. Saat ini, sejumlah layanan publik sudah mulai dipermudah dengan pemanfaatan teknologi melalui aplikasi-aplikasi online.

"Konsep smart city itu untuk meng-upgrade birokrasi. Tujuannya biar cepat pelayanan biar akurat keputusan biar efisien dari anggaran," tandasnya.

sumber: http://finance.detik.com/read/2015/09/03/124244/3008978/4/mimpi-besar-ridwan-kamil-bikin-bandung-teknopolis-di-gedebage

Supporting Publication

   
           
 
   

Creative Partner

         
           
           

Knowledge Partner Forum

       
           
           

Official Ride-Sharing App

 

Incorporating with

Indo Water Expo & Forum

Water, Wastewater and Recycling Technology

Indo Waste Expo & Forum

Waste Technology and Solution

Indo Renergy Expo & Forum

New Energy and Renewable Energy

Indo Firex Expo & Forum

Fire Protection, Rescue, Safety & Health

Show Information

Venue:
Jakarta Convention Center, Indonesia

Exhibition Hours:
Wed, 12 July : 10.00-18.00
Thu, 13 July  : 10.00-18.00
Fri, 14 July    : 10.00-17.30

Who's Online

We have 7 guests and no members online